Jakarta, vospol.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan jadwal resmi dan tema untuk debat capres-cawapres dalam rangka Pilpres 2024. Debat akan menjadi platform krusial bagi para kandidat untuk mengungkap visi, misi, dan rencana kandidat terkait berbagai isu penting yang dihadapi oleh bangsa ini.
Debat ini akan dilaksanakan sebanyak lima kali dan akan berlangsung di Jakarta. Tema debat mencakup berbagai aspek, mulai dari pemerintahan, keamanan, investasi dan perdagangan, hingga infrastruktur dan isu lingkungan hidup. Berikut adalah jadwal dan tema untuk masing-masing debat:
Debat I – Tanggal 12 Desember 2023
Tema: Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi.
Debat pertama akan fokus pada isu-isu mendasar terkait sistem hukum, hak asasi manusia, tata pemerintahan yang baik, perang melawan korupsi, dan upaya penguatan demokrasi di Indonesia.
Debat II – Tanggal 22 Desember 2023
Tema: Pertahanan, Keamanan, Geo Politik, dan Hubungan Internasional.
Debat kedua akan membahas isu-isu terkait pertahanan dan keamanan nasional, dinamika geopolitik, serta hubungan internasional yang menjadi faktor penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Debat III – Tanggal 7 Januari 2024
Tema: Ekonomi (kerakyatan dan digital), Kesejahteraan Sosial, Investasi, Perdagangan, Pajak (Digital), Keuangan, Pengelolaan APBN dan APBD, serta Infrastruktur.
Debat ketiga akan fokus pada pembangunan ekonomi yang inklusif, kesejahteraan sosial, kebijakan investasi dan perdagangan, pajak digital, serta manajemen keuangan negara dan pembangunan infrastruktur.
Debat IV – Tanggal 21 Januari 2024
Tema: Energi, SDA, SDM, Pangan, Pajak Karbon, Lingkungan Hidup, Agraria, dan Masyarakat Adat.
Debat keempat akan membahas isu-isu strategis terkait energi, sumber daya alam, pengelolaan sumber daya manusia, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan hidup, kebijakan pajak karbon, serta hak dan perlindungan masyarakat adat.
Debat V – Tanggal 4 Februari 2024
Tema: Teknologi Informasi, Peningkatan Pelayanan Publik, Hoaks, Intoleransi, Pendidikan dan Kebudayaan, Kesehatan (Post Covid Society), dan Ketenagakerjaan.
Debat terakhir akan membahas isu-isu terkini terkait teknologi informasi, layanan publik, penanggulangan hoaks, isu intoleransi, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan pasca pandemi Covid-19, serta kebijakan ketenagakerjaan.
Komisioner KPU Idham Holik mengatakan pihaknya telah memberikan penjelasan terkait teknik debat capres-cawapres kepada tim kampanye setiap paslon..
“Kemarin siang jelang sore KPU telah mengundang tim kampanye capres-cawapres untuk mendengarkan penjelaskan KPU tentang teknis pelaksanaan debat capres-cawapres,” kata Idham, Kamis (30/11).
Sebelumnya, dia menyatakan tak akan ada debat khusus para calon presiden atau calon wakil presiden Pilpres 2024.
Ketua KPU Hasyim Asy’ari menjelaskan semua pasangan calon akan hadir bersamaan dalam debat yang digelar sebanyak lima kali.
“Pada dasarnya, dalam pertemuan KPU dengan pasangan calon, lima kali debat itu, pasangan calon semuanya hadir,” kata Hasyim di kantor KPU, Kamis (30/11).
Dengan pengumuman jadwal dan tema ini, diharapkan debat capres-cawapres Pilpres 2024 akan menjadi ajang yang informatif dan bermakna bagi masyarakat Indonesia dalam membuat keputusan politiknya. [Dizie]








