Alamate Anak Sholeh: Pesan Mendalam dalam Lagu yang Merebak di Media Sosial

Lirik lagu "alamate anak sholeh".

Vospol.com – Tahukah Anda akan pesan yang tersirat dalam lagu “Alamate Anak Sholeh”? Lagu ini telah menjadi fenomena viral di berbagai media sosial belakangan ini, terutama saat diiringi dalam berbagai majelis sholawat.

“Alamate Anak Sholeh” secara harfiah berarti “Tandanya Anak Sholeh”. Namun, dalam kata-kata ini mengandung lebih dari sekadar arti. Lagu ini seakan menghadirkan tanda-tanda atau ciri khas dari seorang anak yang memiliki sifat sholeh.

Dalam esensinya, lagu ini adalah suatu himbauan akan perilaku anak yang memiliki integritas dalam kesehariannya. Melalui liriknya, lagu ini menggambarkan dengan jelas bagaimana sikap dan tindakan seorang anak yang menghidupi ajaran kebaikan.

Apabila ciri-ciri yang tertuang dalam lagu ini tercermin pada seorang anak, hal ini menjadi tanda bahwa anak tersebut sungguh memiliki karakter sholeh. Di masa depan, ia berpotensi membentuk kepribadian yang luhur dan memberikan manfaat yang besar bagi lingkungannya.

Tidak hanya sekadar lirik, lagu ini memberikan pesan yang mendalam tentang pentingnya membimbing dan menginspirasi anak-anak untuk tumbuh sebagai individu yang bertanggung jawab dan bermanfaat bagi sesama.

Lirik Sholawat:

Alamate anak sholeh iku papat
Ba’dane mu’min anute ing syari’at
Kang dihin lisane alus ngandikane
Kapindo mulyaaken ing wong tuone

Kapeng telu aseh ing bocah cilik–cilik
Ugo marang sedulur gawe becik
Kapeng papat ngamal anut ing ngilmune
Dadi tanggung jawab ora ngawulane

Iku saking ngulomo, aweh pitutur alamate bocah…
Ing kang dadi jujur

Muga-muga kita bisa ngelampahi

Donya akhirat  tan nemu bilahi
Muga-muga kita bisa ngelampahi
Donya akhirat tan nemu bilahi

Pengertian:

Tandanya/cirinya anak sholeh itu ada empat
Setelah mukmin, tandanya adalah mengikuti syariat agama
Yang pertama adalah lisan, tutur katanya lembut
Yang kedua, memuliakan orang tuanya

Yang ketiga, sayang terhadap anak-anak kecil
Dengan saudara juga berperilaku baik
Yang keempat, beramal dengan ilmu
Menjadi tanggung jawab, tidak sembarangan

Itu semua dari ulama, memberikan nasehat tentang cirinya anak
Yang menjadi pribadi jujur
Semoga kita semua bisa melakukannya
Dunia akhirat tidak bertemu bilahi/bala/celaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *